Koranprabowo.id, Daerah :

Atasnama pribadi dan Koranprabowo.id Prov. Jambi saya menghaturkan turut belasungkawa atas musibah Banjir dan Longsor di Prov Sumut, Sumbar dan Aceh semoga segera pulih dan beraktifitas kembali. Musibah ini tentunya mengingatkan saya bahwa Prov. Jambi pun rawan bencana serupa.

Pastinya kita harus juga melakukan evaluasi karena kerap terjadi hal serupa dilingkungan kita misalnya di Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan, KM 20, Kabupaten Kerinci, Jambi. Dimana mengakibatkan Lumpuh total, tidak bisa dilalui roda 4 maupun roda 2, menyebabkan kemacetan panjang dan aktifitas masyarakat un terganggu. warga harus mengambil jalur alternatif. Namun juga kita hanya menyalahkan Hujan deras berkepanjangan. 

Kita juga pernah mengalami Longsor Merangin (Januari 2024) yang melumpuhkan 3 desa (Pematang Pauh, Beringin Tinggi) di Jangkat, Merangin, yang memutuskan akses jalan dan listrik, serta membutuhkan alat berat untuk pembersihan. Kemudian musibah Longsor Merangin-Kerinci (Maret 2021) yang terjadi di 12 titik, menutup akses utama dan menjebak ratusan kendaraan selama berjam-jam. 

Apapun Prov. Jambi sering mengalami longsor karena kontur wilayahnya, terutama di jalur menuju Sumatera Barat (Kerinci) dan di Kabupaten Merangin, terutama saat musim hujan. Dan ini menjadi koreksi dan evaluasi bagi Pemprov Jambi agar terus melakukan upaya mitigasi dan mengajukan pelatihan penanganan bencana ke pemerintah pusat untuk mengurangi dampak di masa mendatang. 

Ingat hutan-hutan di prov.Jambi pun rawan terbakar, dan itu terjadi setiap tahun khususnya menjelang musim kemarau. Kejadian parah tahun 2015 dikenal sebagai bagian dari kabut asap Asia Tenggara, bahkan lebih dari seribu hektar lahan gambut terbakar, menyebabkan kabut asap tebal dan status darurat, dengan seringkali fokus pada area seperti Muaro Jambi dan Sungai Gelam. Selain karena iklim hal lainnya adalah penebangan dan pembakaran hutan secara ilegal.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?