Koranprabowo.id, Parekrafbud :

Rama Sepuh kelahiran 15 Oktober 1932, dan wafat Jumat, 16 Mei 2025 (93 thn) ini juga dikenal sebagai pemimpin adat Sunda Wiwitan atau PAGUYUBAN ADAT CARA KAHURUH URANG (AKUR) di Cigugur, Kab. Kuningan , Jawa barat. Sebagai cicit dari Pangeran Madrais, ia konsisten memperjuangkan adat dan kepercayaan tradisional Sunda, serta dikenal sebagai tokoh pejuang keberagaman.

” Diantara cucunya itu bernama Gumirat Rama Alam atau dikenal dengan nama Rama Anom, “, demikian Anton berceritera. Masih kata Anton, ibunya, almarhumah ibu E. Amah Rohamah adalah bagian dari keluarga besar trah ini.

Tambahan info, sejak era Pangeran Madrais hingga saat ini , dikenal Gedung Paseban Tri Panca Tunggal, Bangunan yang erat kaitannya dengan Sunda Wiwitan ini berdiri kokoh di tepi Jalan Raya Cigugur, tepatnya di Kampung Wage, Kelurahan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat. Gedung bersejarah ini dipercaya didirikan pada tahun 1860 oleh beliau.

BERSAMBUNG

(Red-01/Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?