Koranprabowo.id, Daerah :
Pemekaran Kabupaten Indramayu menjadi Kab. Indramayu Barat telah lama disuarakan masyarakat disana, yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Indramayu yang nanti akan ‘menyatukan’ 10 kecamatan di barat, dengan target ibu kota di Sukaslamet, Kec. Kroya.
Infrastruktur terkait telah berjalan baik, jalan raya, fasilitas pendukung dsb. Bahkan telah didukung DPRD Jabar sejak 2021, meskipun masih terhambat moratorium pemerintah pusat. Hal lain terkait hal ini yang dapat kami sampaikan antara lain :

Saat ini Kab. Indramayu memiliki wilayah yang luasnya sekitar 2.099 km² dan penduduk 1,8 juta jiwa , sehingga banyak pelayanan masyarakat yang kadang ‘jalan ditempat’ , maka masyarakat 10 kecamatan menginginkan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang baik dan cepat sejak lama .Direncanakan, Desa Sukaslamet di Kecamatan Kroya ditetapkan sebagai calon ibu kota
Saat diminta tanggapan (5/12) melalui seluler, PimRed mengatakan,“Ya harus sabar, karena yang saya tahu hingga Oktober 2025 lalu Kemendagri telah menerima 341 usul pembentukan DOB – Daerah Otonom Baru / pemekaran wilayah yaitu 42 usulan pembentukan provinsi, 252 kabupaten, 36 kota. Ada 6 yang meminta daerah istimewa, juga ada 5 yang meminta daerah khusus. Dan semua tertunda, mungkin termasuk Kab.Indramayu barat ini. Jika saja setiap DOB membutuhkan anggaran minimal Rp.500 miliar, jika memang butuh penyegeraan DOB Kab. Indramayu Barat, biaya segitu mah kecil, ajak saja masyarakat ‘patungan’, beres. Sehingga tidak menjadi mimpi”, jawab PimRed dengan rumus sederhana.

Ditambahkan, “Jika saat ini ada 31 kecamatan di Kab. Indramayu kemudian 10 kecamatan ( Haurgeulis, Gantar, Kroya, Gabus Wetan, Terisi, Kandanghaur, Bongas, Anjatan, Sukra dan Patrol) mendukung Kab. Indramayu Barat dengan asumsi jumlah penduduknya lebih dari 690.000 orang, maka Rp. 500 miliar : 690.000 orang = Rp. 725.000/orang, selesai tu barang. Ehehe”
‘Saya diam , tidak mengangguk, tidak menggeleng.
(HM/Era/Endang – Foto.ist)
