Koranprabowo.id, Profile :
Kamis (21/11/2024) lalu, pastinya para relawan merasa bangga karena Komisaris Jenderal Polisi Setyo Budianto meraih suara terbanyak sehingga terpilih menjadi Ketua KPK masa jabatan Thn. 2024-2029 berdasarkan pemungutan suara yang dilakukan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta saat itu. Setyo meraih 45 suara dari 46 suara.

“Bahkan sebelumnya banyak pihak yang mencemooh Setyo dengan sebutan ‘Intel Parcok’, menyakitkan memang mendengarnya namun kita harus melaluinya dengan senyum. Karena sebagai relawan dari 4 kandidat lainnya seperti Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono. Nama Setyo sangat diunggulkan, terima-kasih DPRRI, ahahaha”, kata PimRed (9/4) lalu.
Setyo dilahirkan di Surabaya tgl. 29 Juni 1967, dan lulus Akpol thn.1989 dengan nilai baik khususnya dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Irjen Kementerian Pertanian RI. Setyo meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Muhammadiyah Kotabumi dan Magister Hukum dari Universitas Lampung pada thn. 2005.

Apapun diakhir tahun 2024 KPK berhasil menyelamatkan uang negara lebih dari Rp.68 triliun, tahun 2025 sekitar Rp.1,5 triliun dan Hingga Maret 2026, setidaknya 9 hingga 10 kepala daerah yang dilantik pada Februari 2025 telah terjerat kasus korupsi kurun waktu satu tahun dengan kerugian negara lebih dari Rp.3,8 triliun.

Pastinya mereka yang selama ini mencemooh Setyo dengan sebutan ‘intel parcok’ kejang – kejang, berikut pribahasa Lampung yang sepertinya cocok untuk Setyo, “Pedom diculuk, matéi di sulei”, Menggambarkan keberanian seorang laki-laki yang berani menempuh risiko (berbuat benar) dan bertanggung jawab penuh
“Gaskeun !
(Foto.ist)
