Koranprabowo.id, Unik :
Habis magrib (9/4) saya mendapat link dari seorang relawan senior yang kini tinggal di Selandia Baru (NewZealand) yang berisi maraknya dimedia sosial tentang pemberitaan kaisar Tingkok kuno yang identik dengan puluhan dan ratusan selirnya. “Padahal tidak seperti itu, semoga bermanfaat bang”, kata teman initial AD yang sama-sama aktif sebagai relawan sejak era Jokowi-Ahok thn.2012 lalu.

Salah satu Kaisar yang tidak melakukannya adalah Kaisar Xiaozong (Zhu Youcheng) dari Dinasti Ming thn.1487–1505 yang terkenal setia pada istrinya dalam sejarah Tiongkok. Menolak memiliki selir atau harem, dan hidup harmonis bersama istrinya bernama Zhang (Empress Zhang) bahkan kemudian melahirkan putra mahkota yang kemudian menjadi Kaisar Zhengde.
Selain Kaisar Xiaozong ada juga lainnya yaitu Kaisar Guangwudi (Dinasti Han, istrinya bernama Liu Xiu), Kaisar Sui Wendi (Dinasti Sui – istrinya bernama Yang Jian), Kaisar Xianzhong (Dinasti Ming , istrinya bernama Zhu Jianshen), dsb. Para Kaisar ini pastinya berlebihan harta namun tidak menduakan istrinya. Mereka layak disebut sebagai suami setia, maka jangan malu mencontohnya.

“Saya sakit komplikasi tahunan, biaya besar hingga dari punya 12 ekor kambing dan 2 sapi sampai tiada sisa. Suami saya sangat perhatian, usia saya 47 tahun suami saya 58 tahun, Kami punya anak 3 yang bungsu sekolah di SMK Perawatan. Kalau bapak ke Cirebon kiranya bisa mampir kerumah pak, senang jika bapak bisa mampir. Dan terima-kasih sudah banyak memberikan perhatian dan nasehat kepada suami saya”, demikian Alimah istri dari Saalid Khalid relawan koranprabowo.id Kab. Cirebon melalui seluler (9/4) lalu kemudian pamit.

Alimah bukanlah istri seorang Kaisar dia hanya istri seorang relawan yang ingin mendedikasikan hidupnya sebagai relawan sambil menanti rejeki dapat kembali menjadi peternak kambing dan sapi. “Saya mendapat teman baru banyak didaerah selain Cirebon, dari tulisan tulisan di Koranprabowo banyak hal baru yang saya dapat. Apalagi membaca tulisan PimRed. Istri dan anak adalah titipan, saya harus menjaga sekuat mungkin, harta bisa dicari. Kami merasa lebih dihargai disaat terpuruk. Termasuk bimbingan PimRed dalam segala hal, menjadi orang berguna bagi sekitar kalau pun seorang relawan, terima-kasih atas semua itu pak”, tambah Saalid , saya diam. Kemudian telepon ditutup dan saya meneruskan membaca link-link yang dikirim itu.

Teman teman relawan dimana saja berada, dalam semua agama disebutkan jika Istri adalah pasangan ‘pemberi’ ketenangan, kasih sayang, dan cinta. Penjaga kehormatan suami dan keluarga . Keharmonisan dan cinta kasih suami istri dalam hidup berumah tangga merupakan tujuan harga mati. Kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangga itu akan terwujud jika suami istri saling berbagi peran. Tidak hanya pasangan Kaisar – Permaisuri, Raja – Ratu , seorang Saalid Khalid pun melakukan itu kepada Alimah, istrinya. Kenapa malu mencontoh?, saya tidak malu mencontoh mereka.

Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun. (QS. An Nisa: 124).
(Red-01/Foto.ist)
