Koranprabowo.id, Unik :

Karena saya diminta sejak lama oleh PimRed menulis yang terkaitan dengan Dunia maritim, karena sesuai dengan profesi saya. Bukan soal politik, Eheheh. Kali ini saya berbagi ceritera yang pastinya ada kaitannya dengan dunia mritim. Tahun 1872, sebuah kapal dagang bernama ‘Mary Celeste’ ditemukan terapung tanpa awak di Samudra Atlantik oleh kapal Dei Gratia. Saat ditemukan, kapal itu dalam kondisi layak berlayar. Layarnya sebagian masih terkembang, alat navigasinya tetap on, kalau pun mesin mati , persediaan makanan cukup, dan muatan berupa alkohol industri masih utuh.

Namun, yang membuat dunia terkejut adalah kenyataan bahwa seluruh awak kapal menghilang tanpa jejak, termasuk sang kapten Benjamin Briggs, istrinya, dan anak perempuan mereka. Tidak ada tanda-tanda perlawanan, kerusakan besar, atau bencana alam. Sekoci kapal juga hilang, seolah-olah mereka meninggalkan kapal secara sukarela.

Berbagai teori pun bermunculan: dari serangan bajak laut, letusan alkohol yang membuat awak panik, hingga kabar-kabar mistis tentang segitiga Bermuda. Namun tak satu pun teori bisa menjelaskan secara pasti apa yang terjadi.

Hingga hari ini, Mary Celeste tetap menjadi salah satu misteri paling legendaris dalam sejarah maritim—sebuah kisah nyata kapal yang hilang tanpa jejak di tengah lautan luas. Hanya Tuhan Yang Maha Tahu apa yang sesungguhnya terjadi,amin.

(Foto.ist)

KORANJOKOWI 2019-2024: https://www.youtube.com/@koranjokowiofficial5547

@koranjokowi.com

@koranjokowi

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

@gibran4ri1

https://www.facebook.com/share/1ApupGtMtL

@gibran4ri1

KORANJOKOWI 2025 – 2029:

https://youtube.com/watch?v=1ISIHs_U3y8%3Ffeature%3Doembed

KORAN PRABOWO 2025 – 2029:

https://www.youtube.com/@KORANPRABOWO-h7c

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?