Koranprabowo.id, Unik :
Pada edisi sebelumnya saya telah menyampaikan tulisan mengenai ‘kepala Diogo Alves’ yang dimusiumkan di sebuah Universitas Portugal. Kali ini saya saya akan mengabarkan tentang ‘MANUSIA GARAM. Semua diawali saat peneliti Iran menemukan kerangka manusia berusia 1700 tahun di tambang garam Chehrabad, Iran. Yang kemudian dikenal sebagai Manusia Garam, yang terbungkus tanah dengan dominan lapisan garam. Jasad itu utuh dan mengerikan. Rambut, janggut, pakaian, bahkan sepatu bot kulit dan peralatannya bertahan seiring berjalannya waktu.
Para ahli meyakini ia adalah seorang penambang, yang terjebak dalam keruntuhan mendadak yang menguburnya di bebatuan kaya garam. Namun, tidak seperti sisa-sisa purba lainnya, garam tersebut bertindak sebagai pengawet alami sehingga tidak busuk dan berbau.

Manusia Garam ini memang mumi purba, berdasarkan laman Indonesian Chef Association, pengasinan atau menggunakan garam dapat mengeluarkan kelembapan makanan. Garam menjaga makanan dengan menarik air keluar dari makanan, dan mencegah bakteri yang merusak makanan. Namun, bagaimana bila garam mampu mengawetkan mayat hingga menjadi mumi?, itu rahasia Tuhan.

Yang jelas jasad ini ditemukan dekat desa Hamzehli, Mehrabad dan Chehrabad, Provinsi Zanjan, Iran yang memang ribuan tahun dikenal sebagai tambang garam. Jasad ini diduga berusia 30-50 tahun, kini disiman di National Museum of Iran di Teheran.
(Foto.ist)
