Koranprabowo.id, Unik :
Sekitar 200 ribu tahun silam, Gunung Sunda Purba berdiri gagah dengan ketinggian yang diperkirakan mencapai 3.000–4.000 meter di atas permukaan laut. Para peneliti menyebutnya sebagai salah satu gunung api terbesar di Jawa Barat kala itu. Antara 210.000 hingga 105.000 tahun lalu, terjadi letusan maha dahsyat. Tubuh gunung runtuh, kaldera terbentuk, dan dari reruntuhannya lahir tiga gunung yang masih kita kenal hari ini: Tangkuban Parahu, Burangrang, dan Bukit Tunggul.

Letusan ini memang tak sebesar Toba yang mengubah iklim dunia, tetapi bagi tanah Priangan, dentumannya adalah titik balik. Material vulkanik yang meluncur menutup aliran Sungai Citarum Purba di kawasan barat Bandung. Sumbatan inilah yang kelak mengubah cekungan Bandung menjadi sebuah danau raksasa.

Sekitar 16.000 tahun lalu, lereng longsor membuka celah bagi air. Perlahan tapi pasti, danau surut. Alirannya menembus utara, menyusuri jalur yang kini menjadi Sungai Citarum. Air pergi, meninggalkan endapan lumpur yang subur. Sisa genangan berubah menjadi rawa-rawa, lalu mengering, meninggalkan Cekungan Bandung yang kita kenal hari ini.

Kini Cekungan Bandung disebut juga Bandung Raya dengan panjang dan luas lebih dari 3.400 KM ini terdiri dari : Kota Bandung (pusat cekungan, 167 Km), Kota Cimahi (40 Km), Kabupaten Bandung (1.759 Km), Kabupaten Bandung Barat (1300 Km), dan sebagian Kabupaten Sumedang (224 Km)

Menurut orang-tua titik nol/kordinat kota Bandung adalah sel tempat Pres. Sukarno di LP.Banceuy thn.1929-1930 No.5 yang kemudian LP ini pindah ke jl. Sukarno Hatta Bandung sejak thn.1983 karena LP tersebut dijadikan pusat bisnis namun lokasi sel No.5 tetap dilestarikan sampai saat ini. LP Banceuy dibangun thn.1887 oleh Belanda, dengan luas lebih dari 48.000 meter

Ruang sel Pres. Sukarno no. 5 dengan ukuran 2,5 X 1,5 meter,

Nama Banceuy berasal dari ‘tempat pemeliharaan kuda’, yang konon mampu menampung lebih dari 500 narapidana kriminal dan politik dijamannya. Masyarakat banyak yang mempercayai hal-hal mistis sekitar sana, dari suara lenguhan kuda, bau bunga sedap malam, dsb.
(Foto.ist)
