Koranprabowo.id, Desa :
Dalam rangka persiapan pemilihan Kepala Desa (Kuwu) serentak Tgl. 10 Desember 2025 yang akan diadakan di 139 Desa se Kab. Indramayu Prov. Jawa Barat. Kemarin, Selasa tgl. 25 november 2025 jam 10.00 wib s/d selesai, Panitia 11 Pemilihan Kuwu (Pilwu) Pemerintah Desa Cibereng Kec. Trisi Kab. Indramayu mengadakan ‘Deklarasi Pilwu Damai dan pengundian nomor urut’ yang dihadiri oleh Muspika, Warga Masyarakat dan para 4 Calon Kepala Desa (Kuwu) dengan nomor urut sbb; 1. Ikyas 2. Kadam 3. Sarnudin dan ke-4 ,H. Tarkani.
Menurut Ketua Panitia Pilwu – Dwi Nanda Hariyanto, S.Pd, diadakannya acara tersebut sesuai Surat dari Kemendagri dengan Nomor : 100.2.2.6/5093/SJ dan ketetapan dari Bupati Kab. Indramayu – Lucky Hakim, bahwa tahapan tersebut agar dalam pelaksanaan pilwu serentak khususnya di Desa Cibereng Kec. Trisi berjalan dengan Sukses, Damai, dan Kondusif.

Seorang warga, initial TH kepada redaksi mengatakan semoga Pilwu yang akan datang berjalan lancar, karena Pilwu adalah pesta demokrasi tingkat desa dimana kalah atau menang adalah hal biasa, “Kita juga berharap Pilwu dilakukan secara jujur, baik dipenyelenggara , peserta dan masa pendukungnya”
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Pilwu adalah proses demokrasi di tingkat desa untuk memilih pemimpin secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Juga mengajak partisipasi masyarakat dalam menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan tidak korup. ” Program dana desa yang sudah berjalan sejak era Presiden Jokowi thn.2015 sampai saat ini telah mencapai Rp.610 triliun untuk 75.000 lebih desa di seluruh Indonesia. Maka sebagai relawan kita mendukung dan akan mengawal Pilwu di Desa Cibereng ini. Namun jangan lupa selama ini banyak Kades/kuwu yang terjebak oleh penyalah-gunaan dana desa. Sebagaimana catatan KPK, bahwa jumlah kasus korupsi dana desa terus meningkat , hingga tahun 2025 ini mencapai kerugian negara hingga Rp. 291 triliun dalam 973 kasus , cilakanya … 50 persen di antaranya dilakukan oleh kepala desa”, tambah PimRed menanggapi tulisan ini.
‘Waduh.
(Heri/Endang/Era-Foto.ist)
