Koranprabowo.id, KepalaDaerah ;

Kalau pun saya, Jeck Sihombing adalah warga Jawa barat namun merasa empathy kepada saudara saudara saya di DKI Jakarta yang masih sibuk dengan musibah banjir yang terjadi dimana-mana. Harapan kita dengan musibah ini menjadikan pemerintah dan instansi terkait lebih ‘gercep lagi dalam penanganannya, terutama untuk rumah tinggal sepanjang sepadan sungai.

Dalam data BPBD Jakarta tercatat Jumlah penduduk yang tinggal di sekitar Sungai Ciliwung terdiri atas masyarakat sekitar Hulu: 630.026 jiwa, Tengah: 2.481.778 jiwa, dan Hilir: 5.914.831 jiwa.

Kita juga waspada karena sampah di Jakarta di thn.2024 lalu telah lebih dari 7.500 ton/hari atau 225.000 ton/bulan atau lebih dari 2,7 juta ton/tahun. Apalagi jumlah PPSU – Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum saat ini 10.687 – 18.960 orang , padahal era Jokowi mencapai lebih dari 20.100 orang. sampah yang berasal dari sungai sekitar 3,17 juta ton dan tangkapan sampah di sungainya sekitar 2.000-an ton/hari (?), yang berasal dari 13 sungai membelah Jakarta yang didominasi sisa makanan (53 persen), plastik (9 persen), residu (8 persen), kertas (7 persen), dan lain-lainnya.

Saat Jokowi menjabat Gub. DKI Jakarta, pernah mengeluarkan Perda No.3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah yang disahkan pada Mei 2013 lalu, dimana juga rdapat sangsi hukumnya yaitu Bagi pihak pengelola kawasan pemukiman, komersil, industri dan kawasan khusus akan dikenakan sanksi Rp 10-50 juta ‘jika tidak’ menyediakan fasilitas pengelolaan sampah. Pengelola fasilitas sosial dan fasilitas umum akan diganjar denda Rp 1-5 juta. Warga Pembuang sampah ke sungai pun ada denda Rp. 500.000, dsb.

(Foto.ist)

@koranjokowi.com

@koranjokowi

GIBRAN – DEDI MULYADI2029:https://www.facebook.com/groups/1352370806000370

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?