Koranprabowo.id, KepalaDaerah :

Tgl.17/6 lalu , Walikota Jakarta selatan melalui Sekretaris Kota (Sekko) – Mukhlisin membuka kegiatan Forum Komunikasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di Ruang Rapat Dirgantara Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BNN Kota Jakarta Selatan tersebut diikuti para kepala suku dinas dan suku badan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Selatan, Kantor Imigrasi Non TPI Jakarta Selatan, Kanwil Kementerian Agama Jakarta Selatan, Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Selatan, para ketua forum organisasi masyarakat di Jakarta Selatan, toko budaya dan lainnya.

Mukhlisin, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BNN Kota Jakarta Selatan yang telah menggagas kegiatan ini sebagai salah satu sarana dan upaya dalam mencegah dan memerangi narkoba di wilayah Kota Jakarta Selatan.

Sementara, Kepala BNN Kota Jakarta Selatan, Kombes Bambang Yudistira, menerangkan, pada 2023 BNN mengadakan penelitian untuk mengetahui angka prevalensi penyalahgunaan narkoba dan ditemukan jumlah 3,3 juta jiwa warga Indonesia dengan rentang usia 15 hingga 64 tahun. Walaupun jumlah ini turun dari 2021 yaitu 3,6 juta jiwa, namun masih dirasa cukup besar.

Kemudian apabila mengacu pada angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Provinsi DKI Jakarta yaitu 3,3 persen, maka saat ini diperkirakan terdapat sekitar 52.986 penyalahguna narkotika di wilayah Jakarta Selatan yang termasuk dalam kategori produktif.

(Foto.ist)

https://www.instagram.com/koranprabowo.id_/profilecard/?igsh=MzB4N3g3NHJkOG15

@koranjokowi.com

@koranjokowi

GIBRAN – DEDI MULYADI2029: https://www.facebook.com/groups/1352370806000370

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB : https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?