Koranprabowo.id, DesaKita :
Perbaikan jalan desa Glagahagung menuju desa Grajagan Purwoharjo, Kab. Banyuwangi yang memang diimpikan warga sejak lama baru terkabul, karena jalan sudah rusak parah dan banyak berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan untuk diperbaiki.

Sayangnya perencanaan ‘tidak matang, sehingga dalam masa perbaikan yang telah sepekan lamanya ini pun membuat repot warga, karena mereka harus memutar jalan yang cukup ‘ribeut sedangkan distribusi hasil pertanian , nelayan dan aktifitas warga harus tepat waktu. Sebagaimana disampaikan warga setempat initial HN, “Tidak diperbaiki salah, diperbaiki salah. Sehingga kami harus mencari jalan lain bahkan melalui jalan persawahan yang sempit”, omel HN kepada jurnalis Koranprabowo.id (24/12) lalu.

Ditambahkan warga initial ibu CM, seharusnya pelaksana proyek telah meng-antisipasi sebelumnya dalam arti memberikan petunjuk arah dan jalan alternatif yang layak dan tidak menyusahkan warga dan para pengguna jalan, apalagi proyek cor jalan ini akan memakan waktu hingga 1 – 2 bulan lamanya.
Teman teman relawan dimana saja berada, dalam pengamatan saya Potensi Utama Kecamatan Purwoharjo, terdiri atas : Pelabuhan Grajagan: Salah satu penghasil ikan terbesar di Banyuwangi dengan aktivitas nelayan yang aktif. Hasil Laut: Potensi penangkapan ikan dan kerang yang melimpah di wilayah pesisir.Pasar Sejati (Karetan): Pusat kuliner mingguan di bawah rindangnya pepohonan. Mangrove Bedul (Desa Sumberasri): Hutan bakau dengan spesies terlengkap di Indonesia, habitat berbagai satwa dan burung migran. Pantai Grajagan (Pantai Coko): Wana wisata yang terkenal sejak lama, dsb. Watu Tumpang: Situs religius dan sakral yang sering dikunjungi untuk tirakat, dsb.

Aktifitas warga pastinya terganggu atas adanya perbaikan itu, dan ini berimbas kepada percepatan distribusi barang dan jasa khususnya dalam aktifitas ekonomi sebagaimana potensi – potensi diatas tadi. Kalau pun panjang jalan yang diperbaiki relatif pendek namun Koranprabowo.id meyakini jika jalan ini pun kesehariannya dilalui warga 8 desa Kecamatan Purwoharjo yaitu warga ; Sumberasri, Bulurejo, Glagah Agung, Grajagan, Karetan, Kradenan, Purwoharjo dan Sidorejo yang saat ini berpenduduk lebih dari 71.000 jiwa.
Saat diminta tanggapan, PimRed menjawab, “Ini bukan perkara proyek cor jalan sepanjang 800-900 meter dengan biaya sekitar Rp.1,5 miliar dari APBD TA. 2025 Kab. Banyuwangi. Bukan hanya itu, namun ini tentang pola dan cara kerja kontraktornya, maka wajar jika dinilai warga ‘nyebelin dan tidak profesional. Paham?”
(Foto.ist)
