Dalam era Ketahanan/swasembada thn.2024-2029 , Jagung juga merupakan salah satu komodittas pendukung hal diatas, maka semua pihak meminta agar BULOG mampu menyerap dan mendistribusikan Jagung dengan baik dalam rangka menjaga stabilitas harga dan pasokan jagung nasional. Target BULOG ditahun 2025 dari pemerintah adalah 1 juta ton jagung atau sekitar 83.333 ton/bulan dari seluruh Indonesia dari total produksi jagung nasional 18 juta ton/tahun.

Hal ini ditegaskan oleh Menko bd.Pangan – Zulkifli Hasan (Zulhas) usai bertemu Presiden Prabowo (27/4), “Tugas kepada Bulog adalah untuk membeli jagung maksimal 1 juta (ton), Bulog juga diminta untuk membeli jagung dari petani dengan harga Rp 5.500/kg”

Dan mengingat ini akan masuk semester I/Thn.2025, BULOG diseluruh Indonesia pun harus ‘gercep, sehingga target 3 juta ton dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp. 5.500 /kg dapat tercapai maksimal. Termasuk di Kabupaten Dompu, NTB.

Teman teman Relawan dimana saja berada,

yang harus dijaga bersama adalah panen Jagung di pulau Jawa dan Sumatera Utara pun akan melebihi target karena mereka telah mencapai lebih dari 47% target nasional. Bagaimana di prov.NTB?, juga di kab. Dompu?, dan Bulog prov & kab. Dompu?

“Jika itu bicara tentang Padi, bagaimana dengan Jagung?, masih perlu upaya keras dari pemerintah, Bulog dan instansi terkait mengenai harga Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG) di NTB atau kab. Dompu,minimal patokannya adalah versi Bapanas (Badan Pangan Nasional) yang menyebutkan harga idealnya GKP dari petani Rp.6.500/kg dengan kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%, sedangkan harga GKP di penggilingan Rp.6.700/kg. GKG di penggilingan Rp.8.000/kg dengan kadar air maksimal 14% dan kadar hampa maksimal 3%, adapun GKG di gudang Bulog Rp.8.200/kg”, jawab PimRed saat ditanya hal ini melalui seluler (5/5) lalu.

Hal lain, nanti tidak ada alasan lagi jika harga padi atau jagung anjlok karena Bulog kekurangan gudang. Karena kerap terjadi dibeberapa daerah, khususnya untuk Jagung dimana harga bisa sekitar Rp.4.500 – 5.500/kg membeli sesuai harga pembelian pemerintah (HPP)

(Foto.ist)

@koranjokowi.com

@koranjokowi

GIBRAN – DEDI MULYADI2029: https://www.facebook.com/groups/1352370806000370

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB : https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?