Koranprabowo.id, Reliji :

Siang tadi (30/4) PimRed mengirim WA yang bertanya ‘apa yang diketahui tentang iblis?”, ngeri pertanyaannya, seumur saya berteman dengan PimRed sejak putih abu-abu lalu. Terpaksa saya cari beberapa sumber dimana kemudian disampaikan sbb :

Iblis menggoda manusia tidak selalu berwujud fisik yang menakutkan, melainkan melalui bisikan was was, tipu daya, dsb. Godaan ini dilakukan secara bertahap, dan Iblis memanfaatkan potensi nafsu manusia—seperti kesombongan, ketamakan, dan amarah—sebagai celah untuk mendorong manusia melanggar aturan agama

Jin sudah ada lebih dulu, Dalam Al-Qur’an disebut bahwa jin diciptakan sebelum manusia.
Termasuk di dalamnya adalah Iblis (yang berasal dari golongan jin). Jadi: sebelum Adam, bumi sudah dihuni oleh jin. Jin adalah makhluk gaib yang diciptakan dari api, berakal, dan memiliki kehendak bebas (bisa mukmin atau kafir). Sementara itu, iblis adalah sosok individu spesifik dari golongan jin yang membangkang perintah Allah dan pemimpin dari jin-jin kafir (setan)

Jin bisa beriman (muslim) atau kafir. Iblis sudah pasti kafir, durhaka, dan putus asa dari rahmat Allah. Jin memiliki karakter beragam seperti manusia. Iblis bersifat jahat, menyesatkan, dan pembangkang utama. Semua iblis berasal dari bangsa jin, namun tidak semua jin adalah iblis. Jin yang jahat dan mengikuti jalan iblis disebut SYAITHON / SETAN

Iblis adalah yang menolak sujud kepada Nabi Adam, sedangkan jin adalah golongan umum. Ciri yang paling utama dari Iblis adalah dia tidak mati-mati sampai hari kiamat. Dan penangguhan usianya itu memang telah diberikan oleh Allah.

Sedangkan Syaitan (Setan) menurut Al-Quran Al-Kariem adalah makhluq yang kerjanya mengajak manusia kepada perbuatan jahat dan keji serta berbohong. Namun Syaitan itu tidak terbatas pada jenis makhluk halus/jin saja, melainkan manusia pun bisa dikategorikan sebagai syaitan. Dan Al-Quran Al-Kariem pun juga menyebut-nyebut tentang manusia yang menjadi syaitan itu. Mau bukti?, mereka yang tertangkap KPK salah satunya.Karena godoaan setan dan duniawi mereka mengambil yang bukan haknya. Dasar Setan !, Ahahah.

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.” (QS Al-Anam: 112)

Kenapa manusia diciptakan setelah jin?, Karena manusia diberi sesuatu yang berbeda:
Akal + nafsu (kombinasi unik), Amanah sebagai khalifah (pengelola bumi). Makanya konflik antara manusia dan iblis itu bukan kebetulan, tapi bagian dari “ujian besar” dalam hidup manusia menurut Islam.

Demikian semoga berkenan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan,

Kesempurnaan hanya milik Allah, dan tetaplah kita menjadi MANUSIA. Ahahaha.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?