Koranprabowo.id, Daerah :

Malam tadi (10/8) saya berteleponan dengan PimRed mengenai program Transmigrasi di Provinsi Kalimantan Barat dan hal lainnya, dari sini saya mendapatkan beberapa catatan sbb, semoga bermanfaat untuk teman – teman relawan lainnya;

1.Transmigrasi di Prov. Kalbar telah ada sejak thn.1958 – 1959 lalu khususnya di Desa Olak-Olak

2.Program Transmigrasi ini digagas oleh presiden Soekarno , program transmigrasi pada masa itu tidak di sediakan rumah yang adanya hanya pondok pondok kecil .kemudian pada tahun 1996-1997 program transmigrasi masuk ke pelita jaya di mana saat itu pelita jaya masih termasuk wilayah desa olak-olak kubu seperti program transmigrasi umumnya ,membuka lahan pertanian merupakan prioritas utama yang di lakukan oleh masyarakat transmigrasi mereka mulai bercocok tanam seperti padi ,jagung ubi dan lain-lainnya ,namun desa olak olak di ambil dari nama pusaran air.dimana alur sungai Kapuas yang berputar-putar membentuk pusaran dan melewati desa olak-olak maka di namakan desa olak-olak .

3.Saat ini sedang menjadi perbincangan masyarakat tentang adanya 4 wilayah di Kalimantan Barat tahun 2025-2029 untuk memperluas program Transmigrasi kembali yaitu di kawasan Rasau Jaya (Kubu Raya), Kawasan Gerbang mas Perkasa (Sambas), Kawasan Sekayam Entikong (Sanggau), dan Kawasan Ketungau Hulu (Sintang).

4.Namun usaha ini menimbulkan pro-kontra  ditengah masyarakat kalau pun ke-4 wilayah terseut mertupakan bagian dari 153 kawasan transmigrasi baru yang masuk dalam rencana pembangunan 2025–2029.

‘Semoga semua baik baik saja.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?