Koranprabowo.id, Desa :
Kemarin lalu (23/11) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, istri Markus, S.H.- Bupati Bangka Barat resmi meraih penghargaan Wiyata Darma Utama dari Kemendikdasmen RI tahun 2025.
Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Mendikdasmen RI Nomor 220/P/2025 tentang Penerima Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025, yang ditandatangani langsung oleh Menteri Abdul Mu’ti pada 12 November 2025.

Penghargaan Wiyata Darma Utama diberikan kepada Bunda PAUD yang dinilai berperan aktif dan memiliki komitmen tinggi dalam mendorong peningkatan layanan pendidikan anak usia dini, termasuk keberhasilan dalam implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah.
Namun jangan lupa, jumlah penduduk miskin di Kab.Bangka Barat pada September 2025 masih sekitar 5.710 orang dan angka penggangurannya pun masih sekitar 4,7% dari jumlah penduduk sekitar 216.000 jiwa. Bahkan BPS mengatakan prevalensi ketidak-cukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) disini mencapai 10,85% pada 2024.Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi. Ini artinya, penduduk disini yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, ada sekitar 10,85% dari total penduduk.
BPS juga mengatakan daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Kep. Bangka Belitung pada 2024, adalah : Kota Pangkal Pinang: 8,68%, Belitung Timur: 10,32%, Bangka: 10,45%, Bangka Barat: 10,85%, Bangka Selatan: 10,95%, dan Kabupaten Belitung: 11,26%
(Foto.ist)
