Koranprabowo.id, Daerah :

Semalam (6/9) kami melaporkan kepada PimRed bahwa Alhamdulillah ada 2 (dua) rencana kegiatan yang sedang disempurnakan yang pertama adalah pengukuhan terbentuknya pengurus KOMUNITAS PETERNAK SUNAN GUNUNG JATI kab. Cirebon dan rencana event LOMBA FILM PENDEK ANTAR PESANTREN SE-JAWA BARAT THN.2025.

Untuk KOMNAK SUNAN GUNUNG JATI susunan pengurusnya adalah : Penasehat (Arief P.Suwendi, Adi ‘Sinyo’ M), Ketua (Gus Fahmi), Sekretaris (Sa’alid) dan Bendahara (Meysha), dengan anggota ; Kodir, Suhali, A.Muhammad, Sueb, Rohman, Yanto Supriyanto dan Zaelani. Surat audiensi dengan Bupati Cirebon tengah dipersiapkan sebagai dukungan atas program Ketahanan pangan kab.Cirebon thn.2025 – 2029.

Selama ini kab. Cirebon dikenal sebagai pendukung komoditas ternak domba dan unggas lokal (ayam buras dan itik) baik untuk prov. Jawa barat atau nasional, perlu langkah optimal mengingat sektor peternakan ini menyebar di seluruh kecamatan, namun yang sudah dalam bentuk kawasan ternak domba diantaranya terdapat di Kecamatan Losari, Pabedilan, Pabuaran, Talun dan Gunungjati, dan kawasan ternak itik terdapat di Kecamatan Losari, Gebang, Kapetakan, Suranenggala dan Panguragan. “Maka kita akan minta arahan bagaimana mengembangkan ternak sapi, dsb”, kata PimRed.

Ditambahkan Adi ‘Sinyo saat ini anggotanya telah memiliki 95 ekor domba/kambing dan 2 ekor sapi, “Jumlah anggota akan terus bertambah sudah banyak yang mendaftar, pasti akan kami layani setelah bertemu pak Bupati sehingga arahannya akan semakin jelas”, katanya

Ada pun rencana LOMBA FILM PENDEK ANTAR PESANTREN SE-JAWA BARAT THN.2025 (LFP-ASJB2025) direncanakan bekerja-sama dengan Pondok Pesantren An-Nadwah, Buntet, Kab. Cirebon, Gubernur Jawa barat, Bupati Cirebon, PFN – Pusat Film Nasional, dsb.

Rencana event ini sudah disetujui oleh Bapak KH Muhammad Faris Al-Haq Fuad Hasyim, pimpinan Ponpes An-Nadwah. Target peserta minimal 100 orang dari pesantren se-Jawa Barat, durasi film maks.10 menit. Insyaallah akan dibuka bazzar Parekraf, dsb. Peserta adalah para santri dengan tema “Peran Santri Dalam Asta Cita Tahun 2024-2029”, direncanakan event ini akan digelar November 2025 mendatang.

“Banyak cara dalam mendukung program pemerintah sebagaimana di Asta Cita, Lomba Film Pendek ini adalah bagian dari itu sekaligus mendukung dalam bentuk MICE (Meeting, Incentive,Convention, and Exhibition) ala Pesantren Jawa barat khususnya menggali dan mengembangkan sektor Parekraf dengan konsep Edutainment – Edukasi & Entertainment”, tutup PimRed.

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa. Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.”, Aamiin YRA.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?