Koranprabowo.id, PolitikHukum :

“Apapun, kita harus menghormati proses mekanisme konstitusional yang sudah ada, jadi tidak boleh mendahului ya,” ucapnya

Disaat Menbud – Fadli Zon ‘ngotot’ bahwa pemerkosaan masal di Mei 1998 dan akan melakukan penulisan buku baru, saya pun jadi ingat bahwa Jimmly adalah salah satu Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk untuk menyelidiki Kerusuhan Mei 1998.

Saya juga tidak tahu apakah Jimmly dilibatkan dalam ‘proyek ini atau tidak, seharusnya iya.

Namun mereka lupa, Jokowi dan Gibran akan banyak mendapat simpati masyarakat .

“Saya rasa karena yang memilih wakil presiden itu adalah ketua umum Gerindra sebagai calon presiden, yang memilih Gibran itu dia (Prabowo), saya rasa dia akan melindungi wakil presiden. Gitu lho,” kata Jimly.

“Ya kan? Apalagi, wakil presiden ini putra dari mantan presiden (Jokowi) ketika dia (Prabowo) menjadi anggota kabinetnya,” lanjutnya.

Jika dipaksakan maka akan ada perlawanan dari pendukung Prabowo – Gibran yang jumlahnya lebih dari 92 juta, tutup Jimly.

‘Ya iyalah, masa ya iya dong.

‘Eheheh.

(Red-01/Foto.ist)

@koranjokowi.com

@koranjokowi

GIBRAN – DEDI MULYADI2029:https://www.facebook.com/groups/1352370806000370

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

@gibran4ri1

Gue Kate ape ✌️😂✌️

♬ Sound Jalur Pacu – Afrian AF
Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?