Koranprabowo.id, UMKM :

Potensi peternakan di Indonesia demikian luas sesuai kebutuhan pangan masyarakat setiap waktu, yang tidak dapat dianggap sebelah mata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Baik yang bersumber dari sapi potong, sapi perah, kambing, domba, ayam, dan itik. Dengan produk daging, telur, susu, kulit, bulu , tulang dan pupuk.

Namun, sektor peternakan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan kendala, seperti keterbatasan lahan, pakan, bibit, teknologi, modal, dan sumber daya manusia.  Namun entah bagaimana kita masih terus impor, tahun 2024 lalu jumlah impornya mencapai lebih dari 145.250,60 ton atau lebih dari Rp.5,8 triliun.

Di Prov. Jawa barat banyak terdapat usaha peternakan, baik hewan besar, hewan kecil, maupun unggas. Yang dilakukan perorangan atau kelompok. Kebutuhan daging nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai lebih dari 739.600 ton, sedangkan produksi daging sapi dan kerbaunya masih berkisar 445.118 ton, sehingga terdapat defisit sekitar 294.550 ton. Jika tidak disiasati maka kita akan terus ‘impor lagi. Ini belum termasuk daging ayam, kambing/domba, itik dsb. Juga harga pun akan ‘naik-turun’ bahkan ketersediaan pun langka. Mafia pun seolah mendapat tempat, menimbun dan menaikan harga sesuka hati. Ini yang harus kita lawan!

Tahun 2024 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan rilis yang mengatakan bahwa khusus populasi sapi perah di Jawa Barat mencapai 99.692 ekor ; Kabupaten Bandung : 28.478 Ekor, Bandung Barat : 22.630 Ekor, Garut : 11.681 Ekor, Subang : 8.859 Ekor, Kuningan : 7.943 Ekor, Bogor : 6.231 Ekor,Sumedang : 4.215 Ekor dan Cianjur : 2.850 Ekor.

Kalau pun belum ada data valid, kita coba menghitung berapa kebutuhan daging di kab. Cirebon, hitungan sederhananya , jumlah penduduk 2,5 juta jiwa dengan rata-rata konsumsi daging per kapita adalah 10 kg per tahun, maka kebutuhan dagingnya adalah: 2.5 juta jiwa x 10 kg/jiwa = 25 juta Kg (25.000 ton/tahun).

Atas hal ini maka kami, manajemen Koranprabowo.id meminta Kord.Prov. Jabar – II (Kota/kab. Cirebon, Majalengka, Kuningan & Indramayu) – Adi Mulyono ‘Sinyo’ dan Team untuk membantu Pemerintah khususnya Pemkab Cirebon dalam program Ketahanan Pangan thn.2025-2029, salah satunya membentuk KOMUNITAS PETERNAK (KOMNAK) SUNAN GUNUNG JATI KAB. CIREBON .

“Saat ini telah terkumpul beberapa anggota, yaitu ; Saalid , Kodir, Sunali, A.Muhammad, Sueb, Rohman, Yanto Supriyanto, dan Zaelani. Yang ditotal memiliki 95 ekor ekor kambing dan 2 Sapi. Saya juga sudah sebarkan no telp. saya di 0851.8083.6610 agar peternak perorangan dapt kita satukan dalam Komnak ini, bang”, jawab Sinyo (28/2025) lalu.

‘Alhamdulillalahirabil’alamiin, Insyaallah.

(Red-01/Foto.ist)

KORANJOKOWI 2019-2024: https://www.youtube.com/@koranjokowiofficial55

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

@gibran4ri1

https://www.facebook.com/share/1ApupGtMtL

@gibran4ri1

KORANJOKOWI 2025 – 2029:

https://youtube.com/watch?v=1ISIHs_U3y8%3Ffeature%3Doembed

KORAN PRABOWO 2025 – 2029:

https://www.youtube.com/@KORANPRABOWO-h7c

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?