Koranprabowo.id, Unik :

Masiamin-amin ma hamu, songon lampak ni gaol. Marsitungkol – tungkolan songon suhat dirobean. Saling tolong-menolong, saling bantu sesama untuk kebahagiaan bersama. Tanggal 11 April 2026 mendatang tak terasa usia Kabupaten Simalungun sejak disyahkannya tgl.11 April 1833 akan mencapai usia 193 tahun. Dengan hitam putih dan manis pahitnya kabupaten Simalungun telah banyak menjadikan daging dan air dalam tubuh kita. Dan kita hidup dalam kehangatan bersama saudara saudara kita yang lintas etnis, agama, pendidikan, ekonomi , adat budaya dan ekonomi.Saling bantu dan menjadi berkat bagi orang banyak, termasuk kita selaku relawan Koranprabowo.id.

Dari beberapa sumber, leluhur kita disebut dari India selatan dan timur yang datang sekitar abad ke-15 , mendirikan kerajaan kecil sekitar Danau Toba , disebut juga mereka adalah Damanik, Saragih, Sinaga serta Purba (Sisadapur, empat marga besar) yang kemudian berkembang pesat hidup dalam sistem kerajaan yang terbagi, serta memadukan kepercayaan tradisional, Hindu-Buddha, Kristen, dan Islam dalam kebudayaannya

Kata “Simalungun” sendiri bisa berarti “yang sunyi” atau “yang dirindukan,” menggambarkan kondisi geografis dan kehidupan masyarakatnya yang tersebar menjadi beberapa kerajaan kecil seperti Siantar, Panei, Dolog Silou, dan Tanah Jawa, yang kemudian menjalin hubungan dengan Belanda. Disebut pula, Marga Damanik adalah yang asli, sementara Saragih, Sinaga, dan Purba adalah pendatang yang menjadi marga besar.  Awalnya animisme dan Hindu-Buddha (terlihat dari simbolisme Trimurti), kemudian berkembang adanya unsur Kristen (Protestan dan Katolik) dan Islam, dengan dominasi Kristen saat ini.

Beberapa Tokoh Penting asal Simalungun adalah Tuan Taralamsyah Saragih: Tokoh yang mencatat sejarah dan asal-usul Simalungun, termasuk hubungan dengan kerajaan di Siam. Raja Purba XII Tuan Rahalim: Raja yang membangun Rumah Adat Bolon Simalungun pada abad ke-19, dsb.

Secara keseluruhan, Suku Simalungun memiliki sejarah yang kaya, terbentuk dari perpaduan migrasi kuno, sistem kerajaan lokal, dan perkembangan budaya yang unik di Sumatera Utara, menjadikannya salah satu bagian penting dari rumpun suku Batak.  Suku Simalungun adalah salah satu sub-suku Batak yang mendiami wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Mereka dikenal juga sebagai orang Batak Timur karena wilayahnya yang berada di sebelah timur suku Batak Toba dan Karo sehingga terdapat pengaruh budaya dan bahasa dari kedua suku tersebut.

https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Batak_Simalungun#/map/0

Masiamin-amin ma hamu, songon lampak ni gaol. Marsitungkol – tungkolan songon suhat dirobean. Saling tolong-menolong, saling bantu sesama untuk kebahagiaan bersama. Selamat taon baru ma di hita sasudena. I taon na imbaru on, sai anggiat ma tamba las ni rohanta, selamat tahun baru 2026 untuk kita semuanya. Semoga di tahun yang baru ini, semakin bertambahlah sukacita di hati kita.Amen.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?