Koranprabowo.id, DesaKita :

Hasil panen padi per hektar di Indonesia bervariasi, umumnya berkisar  3-6 ton Gabah Kering Panen (GKP), namun bisa juga mencapai 7-8 ton atau lebih per-hektarnya. Produktivitas dipengaruhi oleh jenis lahan (tadah hujan bisa 1.8-3.5 ton/ha) dan intensifikasi pertanian, dengan target nasional mencapai rata-rata sekitar 6 ton/ha.

Kisaran Hasil Panen:

Rata-rata Nasional: Sekitar 3-6 ton GKP per hektar. Sawah Tadah Hujan: 1.8-3.5 ton GKP per hektar. Potensi Tinggi (Varietas Unggul): 7-8 ton, bahkan bisa mencapai 9-12 ton atau lebih (contoh: Varietas Cidenuk). Hasil Tertentu: Ada laporan panen 7.65 ton/ha (Inpari 32) dan 4.9 ton/ha (Padi Gogo).

Faktor yang Mempengaruhi: Varietas Padi: Varietas unggul memberikan hasil lebih tinggi. Teknologi Pertanian: Intensifikasi dan penerapan teknik budidaya yang tepat. Kondisi Lahan: Jenis tanah, irigasi, dan cuaca .Hama dan Penyakit: Serangan tikus atau wereng dapat menurunkan hasil.

“Dalam rangka desa sebagai Penyangga Ketahanan Pangan thn.2026-2029, relawan harus ikut serta didalamnya. Atasnama Koranprabowo.id dan Koranjokowi.com, kami mengucapkan selamat kepada relawan di Kab. Ogan Komering Ilir Sumsel khususnya mereka yang ada di kec.Airsugihan melalui Kelompok Tani Sidodadi , semoga panen mendatang akan maksimal sebagai dukungan kepada program ketahanan pangan Presiden Prabowo – Wapres Gibran, jangan lupa 2,5% nya milik kaum dhuaffa, Aamin yarabil’alamiin”, demikian PimRed melalui seluler (29/1).

Siap !

(Samidi/Supri/KTS – Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?