Koranprabowo.id, Politik :

Saat ini, cadangan minyak Indonesia hanya tinggal sekitar 3,6 miliar barel dan diperkirakan akan habis dalam waktu beberapa belas tahun dengan asumsi tingkat produksi saat ini, tidak ada penurunan produksi kedepan serta tidak ditemukan cadangan minyak baru. Sementara untuk dapat menemukan cadangan minyak dan gas yang baru saat ini dibutuhkan modal yang besar dan keberanian untuk mengambil resiko mengingat potensi minyak dan gas yang ada lokasinya di laut dalam.

Jika dibandingkan dengan Venezuela hanya mencapai 300 milyar, maka cadangan Indonesia hanya 1/100-nya.

Kepada Media Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia – Mohammad Faisal melihat, meski Venezuela tercatat sebagai pemilik cadangan minyak terbesar di dunia, perannya dalam produksi dan ekspor global telah merosot tajam dalam dua dekade terakhir. Dengan demikian, dampak serangan terhadap negeri itu terhadap harga minyak dunia dalam jangka pendek akan terbatas.

”Venezuela dulu memang merupakan eksportir minyak yang sangat besar dan ekonominya sangat bergantung pada minyak. Namun, karena mismanajemen dan infrastruktur yang menua, produksinya terus menurun. Yang besar saat ini adalah cadangannya, bukan produksinya,”

‘Pertanyaan kita kok bisa semudah itu ?

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?