Koranprabowo.id, IstanaKabinet :
Tanpa banyak orang tahu, hingga saat ini (20/2) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 65 lokasi seluruh Indonesia dengan menyerap 17.550 tenaga kerja sejak tenaga kerja konstruksi, tenaga kerja nelayan hingga tenaga kerja operasional KNMP. Nantinya tenaga kerja akan terus bertambah seiring dikelolanya fasilitas, logistik perikanan hingga dukungan layanan hulu dan hilir.

Pembangunan KNMP menjadi bagian dari prioritas nasional untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan perluasan lapangan kerja. Bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga model pemberdayaan ekonomi pesisir yang inklusif melalui social engineering. Dan ini bukan hanya membangun fasilitas seperti dermaga, cold storage, atau pabrik es. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan nyata bagi masyarakat pesisir untuk bangkit secara ekonomi dan sosial.

Pembangunan KNMP pada tahap I menyasar 65 titik yang tersebar di seluruh pesisir Indonesia. Kemudian akan menyusul 35 titik tahap kedua yang rencananya dilanjutkan menjadi 1.000 titik pembangunan. Dengan adanya KNMP ini, pemerintah ingin menciptakan lapangan kerja di daerah dan menumbuhkan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan khususnya pertumbuhan ekonomi pesisir, melalui peran koperasi desa.

Namun jangan lupa , relawan mempunyai catatan sendiri atas hal ini, yaitu :
1.Pemerintah men-targetkan pembangunan KNMP antara 1.000 – 5.000 unit hingga tahun 2029 dengan anggaran lebih dari Rp.24 triliun dari APBN untuk gudang beku atau cold storage portabel, pabrik es, kendaraan berpendingin, kantor, balai nelayan, serta cool box yang bertujuan untuk menjaga mutu dan kualitas hasil tangkapan nelayan sejak pasca panen hingga ke tangan konsumen
2.Setiap unit KNMP membutuhkan anggaran sekitar Rp.22-25 miliar untuk infrastruktur (dermaga, pabrik es, gudang beku, kuliner,dsb)

3. Bagaimana menegaskan jika KNMP tidak tumpang tindih dengan KDMP. Karena itu, perlu pembagian peran yang jelas antara KNMP dan KDMP.
4.Hasil survey Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) lima dari 50 nelayan responden tidak tahu KNMP , berarti program ini kurang melakukan sosialisasi.

5.Jika pemerintah melalui Kementerian Kelautan Perikanan – KKP menargetkan peningkatan produksi perikanan hingga 800 ton/tahun per lokasi, dan bisa menyerap tenaga kerja 700 orang per lokasi. Apakah ini juga menjamin akses/infrastruktur semakin baik?, zero tengkulak?
6.Apakah KKP melibatkan KPK?
Apapun atasnama relawan Koranjokowi.com dan Koranprabowo.id, kami mendukung program KNMP selama dilakukan dengan amanah dan transparan.
(Red-01/Foto.ist)

