Koranprabowo.id, Profile :

“Saat ini pemerintah bersama TNI/Polri, BNPB, Relawan dsb sedang melakukan recovery ekonomi dan infrastruktur di Sumatera utara, Sumatra barat dan Aceh akibat musibah banjir dan longsor lalu. Bagaimana kita menyikapi khususnya sebagai sebagai muslim?”, tanya saya kepada Ust. Muhammad Choirin di Masjid Baiturrahman, Kantor Wapres, Jakarta lalu.

“Semuanya ini sebetulnya meneguhkan bahwa dunia ini dalam genggamannya Allah. Ini yang pertama. Dan kalau sudah Allah berkehendak, tidak ada siapa pun yang bisa menolak. Nah yang kedua, Allah itu tidak boleh ditanya. Kenapa?, Kalau dalam bahasa Qur’annya itu, Lā yusalu 'ammā yaf'alu wa hum yusalụn. Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.Ini termuat dalam Surat Al-Anbiya Ayat 23.  Jadi Allah tidak boleh ditanya. Yang ada justru kita yang akan ditanya. Yang ketiga, kita itu, kejadian itu membuat kita menjadi waspada setiap hari. Karena dalam segala sesuatu bisa terjadi. Makanya kalau Nabi bilang nanti di hari kiamat itu, bahwa manusia akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi hatinya”, papar beliau

Beliau yang menjabat sebagai Associate Professor Universitas Muhammadiyah – Jakarta memberikan contoh sederhana,  Kalau dalam kondisi, misalkan ada gedung roboh. Semua jadi korban, siapapun. Tapi nanti bagaimana? . Pada saat gedung itu ada yang sedang belajar, sedang main, sedang mengaji. Atau bahkan sedang melanggar syari’at agama. “Nah nanti akhirnya dibangkitkan dalam kondisi itu.  Jadi musibah atau bencana itu tidak bisa dipastikan. Mungkin juga ada aspek ujiannya.Tapi tidak ada ujian yang lebih berat melebihi ujiannya para Nabi. Padahal Nabi itu dekat dengan Tuhan. Paling dekat dengan Tuhan”

Kalau untuk pemerintah sendiri , masih kata beliau bagaimana menyikapi ujian-ujian terutama bencana ini penanganannya tentu tidak bisa  satu. Tapi dia harus memobilisasi. Apa yang dilakukan oleh Presiden Prabowo  yaitu segera memanggil seluruh komponen bangsa. Pusat, daerah, TNI/Polri, BNPB, PMI, dsb. Termobilisasi dengan baik semuanya, Insyaalah.

Lā yusalu 'ammā yaf'alu wa hum yusalụn. Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?