Koranprabowo.id, Daerah :

Saya diam karena tidak memahami pemikiran PimRed atas hal ini namun saya paham ada visi besar diantara pemikiran ini yang utama pemikiran sebagai putra daerah kab. Langkat hingga thn.2029 mendatang adalah :

1. Bagaimana menjaga agar harga BBM dan sembako tidak naik, karena beberapa diantaranya Sembako ada yang telah naik hampir 20-30%. Misalnya, Daging Ayam: Naik 2,19% menjadi Rp.41.950 per kg. Daging Sapi mencapai Rp146.600.Kg, Gula Pasir Rp.19.950/kg, Minyak Goreng antara Rp19.350/liter – Rp22.850 per liter. 

2.Operasional 21 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) /Dapur MBG di wilayah Binjai-Langkat  dihentikan sementara sejak tgl. 9 Maret 2026 , penutupan ini bagian dari evaluasi 492 dapur MBG di Sumut pasca polemik kualitas konsumsi. Padahal Jumlah penerima manfaat program MBG di Langkat belum mencapai 40.000 orang dari sekitar 90.000 orang miskinnya.

3.Pembangunan gedung Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Sumatera Utara hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 498 unit dari total 2.340 lahan yang tersedia. Di Kab. Langkat baru 277 KDKMP , dari 23 kecamatan, 240  desa, dan 37 kelurahan,

4.Penanganan sampah dan pengelolaan limbah B3 yang berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat. Dan ini perlu tekanan politik agar ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemkab/Dinas Lingkungan Hidup semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat.

‘Semoga !

(Red-01/Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?