Koranprabowo.id, Politik :

Era Pilpres 2024 lalu, dikala Cawapres – Gibran Rakabuming Raka (GRR) jadi bulan-bulanan di sosial media atas pernyataannya yang menyebut ibu hamil asam sulfatnya harus terpenuhi. Diantara orang yang menanggapi positip adalah idola kami, aktifis senior – Teddy Gusnaidi yang menanggapinya dengan mengatakan, “Gibran salah sebut asam folat jadi asam sulfat, itu sama seperti saat saya di acara tv salah sebut nama mahfud jadi ma’ruf, tapi berdasarkan tema itu sudah jelas maksudnya Mahfud,” katanya di X, Rabu (6/12/2023).

@gibran4ri1

Tuhkan..✌️👁️🇮🇩👁️✌️

♬ suara asli – GIBRAN 4RI-1 – GIBRAN 4RI-1

Salah sebut Asam folat menjadi Asam Sulfat itu hal biasa hanya kelompok anti GRR yang menggorengnya sehingga menjadi ‘gaduh, Menurutnya, itu adalah kesalahan kecil yang justru dijadikan tema utama dalam kampanye nasional oleh lawan Prabowo Gibran.

“Kesalahan receh ini akhirnya dijadikan sebagai tema utama dalam kampanye nasional oleh lawan Prabowo Gibran,” ungkapnya dan menambahkan. Dan tanggapan Teddy ini terbukti dimana saat debat Cawapres, GRR lebih ‘menguasai dan menguliti’ ke-2 cawapres lainnya saat itu.

@gibran4ri1

Gibran OnFire 👎😂🇮🇩😂👎

♬ suara asli – GIBRAN 4RI-1 – GIBRAN 4RI-1

Sebelumnya juga saat Jokowi dicemooh karena GRR akan di wapreskan Prabowo namun kelompok anti GRR mengatakan jika Jokowi tengah ‘membangun dinasti politik. Apalagi, pihak-pihak yang menggaungkan itu mayoritas adalah pendukung Jokowi sebelumnya di dua pilpres sebelumnya

“Para pendukung @ganjarpranowo mulai mempermasalahkan Jokowi dan keluarganya, mulai melabelkan Dinasti Politik. Terlebih ketika Gibran mulai digadang-gadangkan menjadi Cawapres Prabowo, kok mereka yang ribut. Padahal sebelumnya, mereka memuja Jokowi tanpa pernah jokowi minta, Ketika Jokowi bersikap tidak sesuai dengan keinginan mereka, mereka marah dan menyerang Jokowi. Mereka merasa memiliki dan merasa berhak mengatur Jokowi dan keluarganya untuk begini dan begitu,” sesal Teddy.

Teddy yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Garuda ini kelahiran tgl. 13 Agustus 1976 (49 thn), pastinya telah makan asam garam dalam menghadapi isu-isu sosial dan politik nasional, dan dia selalu berusaha untuk memberikan solusi yang konstruktif. Ia percaya bahwa politik harus dapat dinikmati dan dipahami oleh semua kalangan, bukan hanya oleh mereka yang berada di lingkaran elit. Dan berharap setiap individu dapat berpartisipasi aktif dalam proses kebijakan publik.

‘Dia memang prajurit tua yang tidak pernah mati semangat dan harapannya mencintai bangsa dan negara besar ini. ‘Semangka. Aamiin YRA.

(Red-01/Foto.ist)

KORANJOKOWI 2019-2024: https://www.youtube.com/@koranjokowiofficial5547

@koranjokowi.com

HOME

@.koranprabowo.id

@koranprabowo.id

KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737

@gibran4ri1

https://www.facebook.com/share/1ApupGtMtL

@gibran4ri1

KORANJOKOWI 2025 – 2029:

https://youtube.com/watch?v=1ISIHs_U3y8%3Ffeature%3Doembed

KORAN PRABOWO 2025 – 2029:

https://www.youtube.com/@KORANPRABOWO-h7c

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?