Koranprabowoid, PolitikHukum :
Dalam sambutan perdananya usai pelantikan menjadi Presiden ke-8 tgl. 20/10/2024 lalu, Presiden Prabowo Subianto berjanji bakal memberantas korupsi dengan mengedepankan penegakan hukum yang tegas. “Saya sudah katakan, kita harus berani menghadapi dan memberantas korupsi dengan perbaikan sistem, dengan penegakan hukum yang tegas, dengan digitalisasi. Insya Allah kita akan kurangi korupsi secara signifikan,”

Hampir sepekan ke-2 nama kader Partai Gerindra ini menjadi populer khususnya di media sosial dalam kasus mereka masing – masing, check it dot.
Heri Gunawan (lahir 11 April 1969) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI selama dua periode (2014–2019 dan 2019–2024). Ia mewakili daerah pemilihan Jawa Barat IV, yang meliputi Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi. Heri merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya. Saat ini, ia bertugas di Komisi I
RIWAYAT PENDIDIKAN ; SD Negeri Lengkong Besar 105/2, Bandung (1976–1982), SMP Mardi Yuana 1, Sukabumi (1982–1985), SMA Mardi Yuana, Sukabumi (1985–1988) dan S-1 Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Duta Wacana (1988–1994)
RIWAYAT ORGANISASI : Ketua Yayasan Giri Raharja (1999–sekarang), Bendahara DPP Partai Gerindra (2008–2010), Ketua Bidang Tani DPP Partai Gerindra (2010–2012), Bendahara DPN HKTI (2010–2015), Ketua Bidang Perdagangan DPP Partai Gerindra (2012–sekarang), Anggota Dewan Pembina PP Satuan Relawan Indonesia Raya (2013–sekarang), Wakil Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPR-RI (2014–2019), Wakil Ketua Umum DPN HKTI (2015–sekarang), Bendahara Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (2017–sekarang) dan Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR-RI (2019–sekarang)
Pada 7 Agustus 2025, Heri Gunawan bersama Satori – Nasdem yang saat itu merupakan anggota Komisi XI DPR-RI periode 2019–2024 ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Program CSR BI/OJK tahun 2020–2023, yang diduga menerima Rp. 15 miliar lebih/tahun

Sosok yang ke-dua adalah,
Sudewo, (lahir 11 Oktober 1968) , saat ini masih menjabat Bupati Kabupaten Pati untuk periode 2025 hingga 2030, yang sebelumnya aktif sebagai anggota DPR-RI selama dua periode (2009–2013 dan 2019–2024). Dalam periode keduanya di DPR-RI, ia mewakili Partai Gerindra dan daerah pemilihan Jawa Tengah III, yang meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati dan bertugas di Komisi V.
RIWAYAT PENDIDIKAN ; SD Negeri 1 Slungkep, SMP Negeri 1 Kayen (lulus 1985), SMA Negeri 1 Pati (1985–1988), S1 Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret (1993) dan S2 Teknik Pembangunan, Universitas Diponegoro (2001)

RIWAYAT ORGANISASI : Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (1991), Ketua Keluarga Besar Marhaenis (2000), Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (2001), Koordinator Timses Pilkada Pacitan 2005, Anggota Dewan Penasehat Fokerdesi (2007), Koordinator Timses Pilgub Jawa Tengah 2008 dan Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Partai Gerindra (2019–sekarang)

Sebelum aksi demo ‘turunkan Sudewo’ sebagai Bupati Pati kemarin (13/7) , tanpa banyak orang tahu sebenarnya KPK tengah ‘membidik’ Sudewo yang diduga menerima aliran uang dugaan korupsi proyek rel kereta api di Jawa Tengah. Khususnya tentang proyek pengadaan barang dan jasa di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub). Bahkan November 2023 lalu KPK pernah menyita uang Rp. 3 miliar dari kediaman rumah Sudewo terkait kasus ini . Namun Sudewo mengatakan itu uang gaji dalam bentuk tunai.
‘Semoga mereka ber-dua tidak dilempar asbak atau handphone oleh Prabowo.
(Red-01/Foto.ist)



KORANJOKOWI 2019-2024: https://www.youtube.com/@koranjokowiofficial5547
KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737
https://www.facebook.com/share/1ApupGtMtL




KORANJOKOWI 2025 – 2029:
https://youtube.com/watch?v=1ISIHs_U3y8%3Ffeature%3Doembed
KORAN PRABOWO 2025 – 2029:
https://www.youtube.com/@KORANPRABOWO-h7c

