Koranprabowo.id, Unik :
Salah satu penyakit bagi Gajah adalah parasit/kutu bernama ‘Haematomyzus elephantis, dia juga menyerang Gajah, jika dialam liar pembasmi parasit ini adalah Burung Oxpecker (burung pelatuk lembu).
Oxpecker ini sering terlihat bertengger di punggung atau tubuh gajah, mencari dan memakan kutu, caplak, dan parasit lainnya yang hidup di kulit gajah. Ini salah satu contoh simbiosis mutualisme, di mana kedua spesies mendapatkan manfaat: gajah terbebas dari parasit, dan burung mendapatkan makanan. Parasit ini umumnya ada disekitar telinga belakang, daerah (maaf) dubur dan sela kelamin Gajah.
Jika Gajah itu dipelihara maka akan ada obat anti parasit ini baik yang disuntik, semprot atau dicampur makanan/minuman untuk Gajah. Namun binatang yang satu ini tidak hidup dengan Gajah, kalau pun bernama ‘kutu gajah’, Hama yang satu ini dikenal luas dengan sebutan kutu gajah. Padahal dia punya nama beken yaitu Orchidophilus atterimus.

Hama ini berbentuk menyerupai kutu beras, namun ukurannya cukup besar dengan panjang tubuh mencapai 1 cm. Kutu ini memiliki moncong yang panjang dan melengkung layaknya belalai gajah, itulah kenapa dia sering disebut sebagai kutu gajah. Hama ini menyerang jaringan baik pada daun, batang semu (bulb), dan akar muda. Hama betina dewasa seringkali membuat lubang pada batang anggrek untuk meletakkan telurnya. Saat telur menetas maka lahirlah larva yang akan menggerogoti batang anggrek dari dalam kemudian membusuk dan mati.
Mengapa Gajah takut Lebah/tawon?, Sengatan lebah tentu tak bisa menembus kulit gajah yang sangat tebal. Akan tetapi, jika lebah-lebah berkerumun, mereka bisa menyengat sang gergasi rimba itu di daerah paling sensitif—belalai, mulut, dan mata. Sengatan ratusan lebah itu akan membuat gajah kesakitan. Itulah yang membuat hewan bertelinga lebar ini sangat takut dengan ancaman lebah. Lebah akan melepaskan zat kimia yang disebut feromon saat merasakan ancaman.

Gajah takut pada lebah karena mereka tidak suka disengat jaringan2 lunaknya seperti yang ada di dalam belalai dan di sekitar mata mereka. Jika tidak ingin diganggu Lebah, maka Gajah pun berendam dilumpur atau membasahi badannya dengan lumpur. ‘Eheheh
Terakhir, saya tidak dalam rangka ‘mengaitkan’ hal diatas dengan seorang bernama Guntur Romli, yang kini menjadi salah satu jubirnya PDIP. Yang jelas pemilik nama lengkap H. Mohamad Guntur Romli ini Tahun 2017 lalu mendaftarkan diri sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Dapil III : Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi. Dan, GAGAL. Karena hanya meraih suara sekitar 10. 265.

Kita kagum saat itu, Guntur demikian masif membela Jokowi dari serangan Roy Suryo Cs dengan mengatakan jika ijasah Jokowi asli. Di waktu yang bersamaan pula, Guntur dilaporkan oleh Para petani bawang Kab. Brebes, Jawa tengah ke Bareskrim Polri karena dianggap ‘melecehkan’ petani bawang disana. Menjelang Pilpres 2024, dia pun keluar dari PSI dengan alasan karena PSI merapat ke Prabowo-Gibran.
Tahun 2023, Guntur nyaleg lagi dengan ikut gerbong PDIP untuk daerah pemilihan (dapil) yang sama juga yaitu Jawa Timur (Jatim) III, meliputi Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. Dan, GAGAL maning. Karena hanya meraih suara sekitar 38.170 suara.

Kalau pun gagal nyaleg, namun Guntur kemudian menjadi salah satu jubir PDIP khususnya tentang ijasah Jokowi, yang narasinya terbalik 1000% dari thn.2017 lalu. Guntur ikut memaki Jokowi hingga saat ini. Dia juga ikut sibuk tentang Wapres Gibran dengan menyebutnya “Wapres jalur hadiah paman’, Guntur lupa bahwa PDIP melalui Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyatakan, peluang Gibran menjadi cawapres PDIP terbuka apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi dibawah usia 40 thn.
Tentang PSI Gajah pun, Guntur mengatakan semua penuh rekayasa Jokowi termasuk terpilihnya Kaesang sebagai Ketum, “Seperti sepakbola gajah, semua sudah diatur”. Guntur tidak paham bahwa pemilihan ini menggunakan tekhnologi/aplikasi. ‘Ehehehe.
‘Silahkan simpulkan sendiri…
[Yang jelas musuh Gajah bukan saja kutu/parasit namun juga orang-orang munafik, eheheh]
(Foto.ist)



KORANJOKOWI 2019-2024: https://www.youtube.com/@koranjokowiofficial5547
KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737
https://www.facebook.com/share/1ApupGtMtL





KORANJOKOWI 2025 – 2029:

KORAN PRABOWO 2025 – 2029:
https://www.youtube.com/@KORANPRABOWO-h7c


