“Yang repot selain masyarakat sudah tertindas juga banyak yang tertipu oleh oknum yang katanya mampu menyelesaikan masalah dengan kutipan – kutipan yang nyatanya sampai saat ini zero, bahkan warga juga harus menghadapi teror mafia tanah dan orang2 bayaran mereka, sudah banayk itu korbannya yang luka, hilang dan tewas dipihak warga”, kata PimRed.

Teman teman relawan dimana saja berada,

Tahun 2023 lalu, saat menjabat Walikota Medan – Bobby terkenal dengan tukang ‘gebuk mafia tanah’, maka wajar jika saat itu mampu men-sertifikatkan 400.000 bidang tanah atau 78% dari target 600.000 ribu bidang tanah.

Jika melihat 17 program Bobby – Surya diatas, memang tidak terlihat program yang berkaitan dengan penyelesaian konflik Agraria, namun bolehlah kita ambil kesimpulan hal ini terkait program no.17 yaitu ‘Terciptanya kehidupan Yang lebih Aman dan Tertib’. Sebagaimana harapan pemilih Bobby- Surya saat Pilgub Sumut thn.2024 lalu yang mencapai 3,6 juta suara (64,4%) , termasuk penyelesaian konflik agraria di Sumatera utara.

Di tahun 2025 – 2029 , Bobby harus lebih berani dari saat menjabat sebagai walikota, Bobby harus menjadi pelopor bersama jajarannya menyelesaikan ke-33 kasus agraria itu. “Rakyat, relawan dan aktifis pasti mendukung , tapi kalau Bobby-nya ciut, semua akan payah. Karena selama ini Bobby belum melakukan langkah-langkah signifikan kecuali yang bersifat seremoni, Bobby harus mencontoh Jokowi saat sebagai Gubernur dan Presiden 2 periode. Sat set..”, tambah PimRed.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?