Koranprabowo.id, Politik :

Sebuah kontradiksi antara penuduh ijazah palsu dan yang dituduhnya : Penuduh ijazah palsu ditetapkan jadi tersangka pulang dengan berwajah lusuh disertai tangisan menyayat, minta audensi dengan team percepatan reformasi Polri tapi ditolak karena status tersangka, bungkam, terlihat kusut dan tak lagi banyak komentar, bilangnya walk out biar tampak keren padahal diusir…😃🙈

Lantas bagaimana nasib orang yang dituduh pemilik ijazah palsu…?!, Didaulat datang ke Singapoera, dijemput duta besar Indonesia untuk Singapoera dan menghadiri undangan istimewa di forum ekonomi bergengsi “New World Economy” yang diselengarakan oleh Bloomberg

Bagaimana mungkin para penuduh ijazah palsu itu yang kata pendukungnya bagaikan pahlawan setara RA Kartini dan Pangeran Diponegoro, tapi kini terlihat bingung bahkan limbung…???

Sedangkan yang dituduh pemalsu Ijazah dapat kehormatan bahkan dinegara asing dan oleh komunitas elit yang berkelas, bagaimana mungkin seorang yang bahasa inggrisnya saja jadi tertawaan dan jadi hinaan para pembencinya “walk the talk”, tapi dihormati komunitas dunia dengan penuh takdzim…?!

Jokowi itu 2x Wali Kota, 1x Gubernur dan 2x Presiden, begitu pensiun dituduh ijazahnya palsu ……..wkwkwk…, ketika meninggalkan PDIP, maka suara PDIP turun 5% itu lebih dari elektoral treshold sebuah partai untuk lolos masuk parlemen, semua perjalanan hidup dan kariernya tentu karena takdirNya

Dari sisi spiritualitas jawabanya : “Gusti Allah mbonten sare”, siapa yang akan diangkat derajatnya dan siapa yang akan dinistakan, sepenuhnya jadi wewenang-Nya.

Jadi mari sudahi disinformasi, fitnah dan kebencianmu, karena tidak akan menyembuhkan jiwa yang marah dan luka bathinmu akibat keok, Jokowi tetap akan dikenang sebagai Presiden terbaik sedangkan kamu….iya kamu… kamu……tetep blangsak…!!.😃🙈

#ngenes tapi #lucu

#kasihan tapi #kocak

(Foto.ist)

KOK ADA DEMOKRAT ?, … https://www.facebook.com/share/p/17MPyxix6n

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?