Koranprabowo.id, BelaNegara :

Kemarin saya ijin ke PimRed untuk hadir diacara pisah kenal Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) III/3 Cirebon di Grage Hotel, Rabu malam (8/10/2025), melepas Letkol Cpm Sutoyo yang telah menyelesaikan masa tugasnya, sekaligus menyambut Letkol Cpm Dwi Anto Saputra sebagai Denpom III/3 Cirebon yang baru.

Mungkin banyak media yang telah menyampaikan hal ini, atas ijin PimRed pula saya mencoba alternatif lain yang keterkaitan acara diatas, “Ijin PimRed, dari mana saya mulai?”, tanya saya. “Mulailah dari apa yang ada dalam pikiran kita sendiri”, jawab PimRed. Okelah.

Teman teman relawan dimana saja berada,

Detasemen (Detachment) merupakan satuan atau unit dalam militer atau polisi yang dilepaskan dari unit yang lebih besar untuk fungsi tertentu atau tugas tertentu baik secara permanen maupun sementara. Detasemen dalam militer biasanya merupakan unit yang lebih kecil dari batalion

Seperti kita pahami, Organisasi militer di Indonesia dimulai dengan pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 22 Agustus 1945, yang kemudian berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. 

Pada masa awal ini, kebutuhan akan penegakan disiplin dan hukum di lingkungan militer muncul, yang mengarah pada pembentukan Polisi Tentara di tiap divisi, dimulai dengan perintah Markas Tertinggi Tentara Keamanan Rakyat di Yogyakarta pada 8 Desember 1945. Organisasi ini kemudian disempurnakan menjadi Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) dan menjadi cikal bakal Polisi Militer (POM) TNI saat ini.

Mantan Dandenpom Sutoyo dan Dandenpom yang baru , Dwi Anto Saputra berpangkat Letkol CPM, keduanya menunjukkan pangkat seorang perwira menengah dalam Korps Polisi Militer (CPM) di lingkungan TNI Angkatan Darat. Pangkat Komandan Denpom biasanya adalah Mayor CPM atau Letkol CPM. Pangkat ini disesuaikan dengan tipe Denpom, seperti Denpom tipe C yang dijabat oleh Letkol CPM dan bertanggung jawab kepada Danpomdam. Pangkat ini setara dengan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri).  Yang ke-2nya bertugas dalam penegakan disiplin, hukum, dan tata tertib di lingkungan TNI. Mereka juga menjalankan fungsi penyelidikan dan pengamanan.

“Jangan lupa, Gajah Mada Satria Wira Wicaksana, adalah semboyan Korps Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD). Semboyan ini menggabungkan semangat Patih Gajah Mada dengan inti jiwa keperwiraan dan kepahlawanan, yang berarti menjadi “kesatria yang bijaksana” dalam menegakkan disiplin dan tata tertib untuk mendukung tugas pokok TNI AD. Terima-kasih Letkol Cpm Sutoyo , selamat bertugas Letkol Cpm Dwi Anto Saputra”, kata PimRed saat ditelepon tentang isi artikel ini.

‘Oke.

(Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?