Koranprabowo.id, MICE :

Film mempunyai peran besar dalam meningkatkan sektor MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) di thn.2025-2029 mendatang, maka diperlukan ‘tangan-dingin’ bagaimana cara agar film pendek produk anak desa atau santri yang bermodal ‘smartphone murmer’ pun ada disana.

Banyak bukti kalau pun melalui ‘smartphone murmer’ namun konsep/narasi audio visualnya baik sehingga saat disebarkan melalui media sosial (tiktok, youtube, ig, x, blog, snack, dsb) maka akan disenangi publik, ‘pesan’ yang disampaikan tepat sasaran. Itulah manfaat film pendek sebagai ‘Digital Tourism’ dan instrumen MICE.

Mereka membuat konten berisi obyek wisata, lokasi, pemesanan tiket , memilih transportasi, penginapan, pola bayar, cara komplain, dsb yang semuanya dilakukan melalui smartphone dan film pendek.

Teman teman relawan, hingga bulan Agustus 2025 lalu terjadi kenaikan Jumlah turis/wisman nasional hingga 10 juta orang atau menaik 10,3% . Juga di Jawa Barat lebih dari 6 juta perjalanan wisata, adapun khusus kab. Cirebon dari target 1,2 juta wisatawan baru tercapai sekitar 6.000-an orang. Apapun ini adalah salah satu karya ‘Digital tourism‘, berupa film pendek melalui media sosial. Kontribusi kongkrit membantu APBN/APBD.

Nah, Ini salah satu alasan mengapa Koranprabowo.id dan Nadwatul Ummah merasa perlu untuk ikut andil mendukung program ASTA CITA khususnya sektor Parekraf melalui LOMBA FILM PENDEK ANTAR SANTRI SE-JABAR THN.2025 (LFP-ASJB2025)

(Red-01/Foto.ist)

https://www.tiktok.com/@.koranprabowo.id/photo/7561757232522677525?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7559879903825856018

https://www.instagram.com/p/DP3K5L-AUft/?igsh=MWNzdzJ5ZGNiNzU1ZQ==

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?