Koranprabowo.id, Reliji :
Saya Ahmad Fahmi, seorang anak yang berasal dari Tegal Jawa Tengah. Saya mengenal pondok Buntet pesantren dari beberapa alumni di kampung yang menceritakan tentang PONDOK PESANTREN BUNTET di desa Mertapada Kulon, Kec. Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Saya masuk pondok Buntet pesantren tahun 1999 di Asrama Nadwatul Ummah yang dipimpin oleh Prof.DR KH Fuad Hasyim. Berbagai macam ilmu yang dipelajari di pondok diantaranya ilmu Nahwu, shorof, tauhid, tajwid, fikih. Ada juga kegiatan ekstrakulikuler seperti pencak silat, seni Hadroh & tata boga.


Alm.Gus Dur dan alm.Prof.DR KH Fuad Hasyim.
Pada tahun 2010 saya membantu di beberapa ponpes putra pendiri pondok diantaranya pondok pesantren Saung An Nadwah yang dipimpin oleh DR KH Muhammad Abbas biliyachsi Fuad Hasyim

dan pondok pesantren Kandang Merah Putih yang dipimpin oleh KH Muhammad Naufal Fuad Hasyim.
Alhamdulillah sekarang hanya Aktif di pondok Saung An Nadwah Buntet pesantren.
SEJARAH PONSPES BUNTET
Ponpes Buntet didirikan oleh KH. Muqoyyim bin Abdul Hadi (Mbah Muqoyyim) thn.1750. Pendirian Pesantren ini merupakan sebuah bentuk kekecewaan Muqoyyim yang sebelumnya menjabat sebagai penghulu di Keraton Kanoman Cirebon. Karena keberpihakan pihak keraton terhadap kolonial Belanda, Muqoyyim akhirnya memilih untuk keluar dari keraton dan mendirikan pesantren Buntet.

Mbah Muqoyyim memiliki hubungan yang sangat dekat dengan keraton. Jika merunut kebelakang, Ayah dari Muqoyyim yaitu Abdul Hadi, merupakan putra dari pasangan Pangeran Cirebon dan Anjasmoro, putri dari Lebe Mangku Warbita Mangkunegara. Abdul Hadi tinggal di keraton dan mendapatkan pendidikan ketatanegaraan dan juga pelajaran Islam.
-BERSAMBUNG-
(Sinyo/Usuf/i’o/Ikin – Foto ist)



https://www.instagram.com/koranprabowo.id_/profilecard/?igsh=MzB4N3g3NHJkOG15
GIBRAN – DEDI MULYADI2029:https://www.facebook.com/groups/1352370806000370
KORANPRABOWO FB :https://www.facebook.com/profile.php?id=61557277215737





