Hujan diluar masih lebat, tiba-tiba handphone berdering. Mak, Paduka yang telepon. “Arief, kalau tulisannya sudah selesai tolong kirim ke saya untuk re-check”, kata beliau. “Siap, bapak”, “Maaf tadi saya kurang sehat, jadi bisa ngobrol lama”, “Siap bapak”, “Oh ya saya , almarhumah adalah bagian spirit saya dalam bekerja, saat itu dia masih SMA, saya terbawa muda. Oh ya saya lupa tadi kasih kamu ongkos pulang, sebentar ajudan transfer ya, cukup Rp.10 juta kan, tolong bagikan keteman teman relawan lainnya”, “Siap, hatur nuhun bapak”

‘Klik, telepon pun ditutup beliau.

(Red-01/Foto.ist)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon20
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Anda suka dengan berita ini ?