Koranprabowo.id, Daerah :
Kabupaten Rejang Lebong adalah salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Curup. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.559,42 km² dan populasi sekitar 288.582 jiwa (2024). Kabupaten ini berada pada ketinggian 600-700 mdpl terletak di luak Ulu Musi, sebuah lembah yang dialiri Sungai Musi di tengah rangkaian Bukit Barisan dan berjarak 85 km dari Kota Bengkulu yang merupakan ibu kota provins
Dari diskusi dengan PimRed kemarin (6/11) , konon, ada 604 hektar lahan perkebunan di Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, yang dianggap belum produktif akan ‘disulap’ sebagi target pembangunan Cetak Sawah Rakyat (CSR), diversifikasi dari lahan sawit, buah durian dan kopi untuk dicetak menjadi sawah. 604 hektar itu adalah langkah awal dari target 1.075 hektar , selain tidak dalam satu hamparan kendala lain adalah minimnya irigasi untuk sawah.

Hal lain, Luas lahan eks-HGU di Kabupaten Rejang Lebong masih sangat banyak atau sekitar 7.190-an hektar, hingga akhir tahun 2024 lalu, misalnya; eks. PT BMS: 6.926 hektare, PT Sembada Nabracom: 293 hektare di Desa Sentral Baru dan Barumanis, PT Budi Putra Makmur: 301 hektare di Desa Kayu Manis, PT BRI: 603 hektare. dsb.
Program Presiden mengenai ketahanan/swasembada pangan memang prioritas apalagi Kab. Rejang Lebong mempunyai potensi sebagai penghasil kopi, Potensi hortikultura ( sayuran, dan buah-buahan seperti jeruk, apel, dan pisang haje kuning), potensi perkebunan lainnya adalah karet, aren (gula merah dan kolang-kaling), kelapa, kakao, lada, kemiri, pinang, dan pala.

“Namun jangan juga lupa jika mayoritas penduduk Kab.Rejang Lebong adalah Muslim, dengan persentase 97,73% dari total penduduknya sekitar 286.000 jiwa. Syangnya jumlah pesantren disana menurut data Kemenag Prov Bengkulu tahun 2024 barulah sekitar 13 ponpes yang terdaftar resmi. Bahkan tercatat Jumlah yatim piatunya sekitar 1.267 orang yang terdiri dari anak yatim, piatu, dan yatim piatu.”, tutup PimRed.

Saya paham kemana arah pembicaraan ini, hmm.
(Foto.ist)
