Koranprabowo.id, Reliji :
Santo Ignatius dari Loyola , diperkirakan hidup diantara thn. 1491 dan wafat thn.1556 adalah seorang mantan kesatria Spanyol keturunan bangsawan Basque yang menjadi teolog dan imam Katolik, pendiri Ordo Serikat Yesus serta menjadi Superior Jenderal pertamanya. Anggota Ordo Serikat Yesus disebut ‘Yesuit yang fokus di bidang pendidikan, retret, pendampingan orang miskin. Yang semuanya dilakukan karena kasih dan cinta baik kepada Tuhan dan sesama.

Nama Ignatius sendiri memiliki arti penuh semangat juga memiliki karakter mandiri, kritis, dan penyayang
Membaca kisah pertobatan dan hidup Santo Ignatius selalu memberi inspirasi pada diri kami bahwa Tuhan tidaklah jauh dari realitas hidup manusia. Bila Tuhan berkehendak dan kita mau mendengarkanNya, maka sebuah “langkah besar” dalam hidup kita sedang dirintis bersamaNya.
Pertobatan Santo Ignatius memberi inspirasi bahwa “menemukan Tuhan” bukanlah soal yang “tidak mungkin”, sekalipun bagi seorang Inigo (nama kecil Ignatius) itu. Walaupun seringkali harus melalui penghinaan, dinomorduakan dan dicurigai banyak orang. Kisah pertobatan Ignatius memberi inspirasi bagi kita bahwa dalam kesakitan, ketidakberdayaan kita, Tuhan tetap berkarya, dan sangat mungkin berkarya untuk sesuatu yang besar dalam hidup kita.
Ignatius dikenang sebagai seorang pembimbing rohani yang berbakat. Ia menuliskan metodenya dalam suatu risalah terkenal yang disebut Latihan Rohani, berisi serangkaian meditasi, doa, dan latihan mental lainnya. Karya tersebut diterbitkan untuk pertama kalinya pada tahun 1548, setelah memperoleh persetujuan dari Paus Paulus III.

Paus Paulus III Thn.1468-1549
IIgnatius ditetapkan sebagai santo pelindung Gipuzkoa dan Bizkaia, provinsi-provinsi Basque sekitar thn.1662, dan juga Serikat Yesus. Kemudian dinyatakan sebagai santo pelindung retret rohani oleh Paus Pius XI pada tahun 1922. Ia juga merupakan salah seorang santo pelindung utama para tentara.
Gereja Katolik menganggap Ignatius Loyola telah memberi kesaksian lebih banyak orang dibanding siapapun semenjak Nabi Musa. Pesan Santo Ignatius Loyola yang kami garis-bawahi adalah hidup sederhana, dan mengutamakan pelayanan kepada sesama, serta menjaga persatuan dan setia pada iman dengan kasih dan cinta. Amen.
(Foto.ist)








https://koranjokowi.com/embed/#?secret=w8vxdixj8P#?secret=rM9cHsnprU

