Koranprabowo.id, Politik :
Kita maklumi setelah AHY (21/10) menyenggol Jokowi dalam kasus Bandara Kertajati Majalengka sebagai ‘in the middle of nowhere – antah berantah’, sedangkan ini adalah warisan peponya, Presiden SBY. Maka relawan pun mulai ‘gaduh, bagaimana bisa seorang AHY melakukan itu sedangkan yang mengangkat harkatnya adalah Presiden Jokowi dengan menjadikannya sebagai Menteri ATR/BPN thn.2023 lalu. Kalau pun tidak punya latar belakang akan jabatan ini. Anda yakin itu suara AHY ?

Jauh sebelumnya, relawan mempunyai catatan lain dimana sekitar tahun 2022, AHY juga pernah bandingkan pemerintahan Jokowi dengan SBY di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) partai bintang biru. Ia mengklaim rakyat lebih sejahtera berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan pertumbuhan sebesar 3,5 kali lipat dari pemerintahan Megawati. Menurutnya pemerintahan Jokowi hanya “gunting pita” melanjutkan proyek infrastruktur di era SBY yang sudah berjalan 70-80 persen.
Teman teman relawan,
Just remind saja, Proyek pembangkit tenaga listrik pada era Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono diduga merugikan keuangan negara triliunan rupiah hal ini berdasar pada rilis Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Yang kemudian disampaikan oleh (saat itu) Mensesneg – Pratikno dan Sekab – Pramono Anung kepada Presiden Jokowi sekitar November 2016 lalu.

Proyek yang diduga merugikan keuangan negara itu adalah proyek pengadaan 7.000 megawatt yang didasari Perpres No. 71 Tahun 2006 dan Perpres No.4 Tahun 2010 yang ke-2 nya era presiden SBY. Kepada Jokowi disebutkan nilai dugaan kerugian negara lebih Rp. 4,9 triliun termasuk adanya 12 proyek yang mangkrak dengan kerugian sekitar Rp. 3,76 triliun. Kalau pun mau dilanjutkan maka negara membutuhkan biaya baru sebesar Rp.4,68 triliun-Rp 7,25 triliun.

Tiba – tiba,
‘Wuuiiingg,…. tokotok, tokotooookkk… kotoookkk.
Bajaj lewat. Asapnya menusuk mata, knalpotnya bising memekakan telinga. Sepertinya dia berusaha menyalip kereta Whoosh, ya ‘gak akan bisalah sampai kuda main tiktok pun, paham ya?
(Red-01/Foto.ist)
